Selasa, 31 Juli 2012

Website populer yang dibuat dengan Ruby on Rails

Dengan kemudahan - kemudahan yang ditawarkan Ruby on Rails dalam dalam membuat website, Saat ini banyak sekali websites yang dibuat dengan Ruby on Rails, baik itu di luar Negeri ataupun di dalam Negeri.

Kami mengambil beberapa contoh yang akan diperlihatkan dibawah. Mudah - mudahan bisa menjadi tambahan motivasi Anda untuk belajar ruby on rails.

Websites dari luar Negeri


Shopify 



Shopify merupakan platform E-Commerce yang menyediakan fasilitas bagi penggunanya untuk membuat online shop sendiri.


Groupon 

 


Anda mungkin tahu disdus.com ? Ya, inilah perusahaan induk dari disdus .com , website yang menyediakan lelang voucher ( groupon Indonesia ). Website Internasional mereka dibuat dengan Ruby on Rails.

Living Social

 


Living social merupakan Online local Commerce.


Github




Github merupakan websites yang terkenal di kalangan programmer, terutama mereka yang senang dengan dunia open source. Github menyediakan fasilitas kepada usernya untuk menyimpan code aplikasi mereka dan berbagi kepada seluruh dunia atau hanya kepada rekan satu team dalam development. Untuk menggunakan Github, Anda perlu mengetahui tentang Git, distributed revision control and source code management.




Slideshare adalah tempat untuk berbagi slide presentasi.




Scribd adalah Online Library terbesar di dunia, tempat untuk berbagi dokumen, membaca dan menulis.


Websites dari dalam Negeri

 

Selain di luar Negeri, di Indonesia juga sudah banyak websites yang dibuat dengan Ruby on Rails, berikut diantaranya:


BukaLapak 

 


 HarukaEdu

  

 Gasspoll


 

Senin, 30 Juli 2012

Install Ruby on Rails di Windows dengan Rails Installer

Untuk menggunakan framework Ruby on Rails versi 3 ke atas, seminimalnya inilah yang harus anda install:
  1. Ruby 
  2. RubyGems
  3. Rails Gem
  4. Bundler Gem
  5. Devkit
  6. Database ( Mysql / Sqlite / Sql Server / Postgree / dll )
Anda bisa install semua software tersebut secara terpisah dengan download installer nya satu persatu. Jika anda pertama kali install Ruby on Rails, Kami sarankan untuk menggunakan package dari RailsInstaller karena sangat mudah dan praktis dan tentu saja gratis :-) . Selain untuk windows, Rails Installer ini juga tersedia untuk OS X.

Langkah - langkah installasinya sebagai berikut:

1. Download Source Rails Installer

    Download railsinstaller dari: http://railsinstaller.org/en

2. Run Rails Installer
    
    Klik 2x pada source Rails Installer yang sudah Anda download.

 Jika muncul notifikasi seperti di atas, maka Klik tombol Run.



Klik tombol Next >


Baca Aggrement dengan seksama, kemudian jika Anda setuju, klik pilihan 
I accept all of the lincenses dan klik tombol Next >

    

3. Atur Path untuk Rails Installer

 Rails Installer akan menanyakan lokasi penyimpanan
hasil installasi Rails Installer.
Jika Anda sudah setuju untuk menyimpan hasil installasi sesuai
 dengan default pada windows diatas, maka klik tombil Install, 
 jika ingin merubah lokasinya silakan rubah
pada text box yang disediakan.


Tunggu proses installasi.


4. Testing Installasi

Setelah intallasi selesai, maka pastikan untuk cek hasil installasi anda benar dengan membuka Command Prompt dan menjalankan perintah:


ruby -v



rails -v



gem -v


Silakan lihat gambar berikut untuk lebih jelas:


Cek versi Ruby




Cek versi Rails



Cek versi RubyGems


  Notes: Versi Rails Installer yang kami gunakan mungkin berbeda dengan Anda, karena itu
             versi yang akan muncul di command prompt Anda mungkin berbeda.



Jika hasil di cek installasi tidak ada error, maka sekarang Anda sudah bisa belajar ruby on rails lebih mendalam dan dapat mencobanya langsung.

Untuk memperbaiki error "the system cannot find the path specified" lakukan cara berikut :
  1. Rails yang telah terinstal, coba buka folder RailsInstaller/Ruby2.2.0/bin. Lalu buka file rails dan bundle yang format filenya 'Batch'.



  2. Lalu rubah baris code @"C:\Users\emachnic\GitRepos\railsinstaller-windows\stage\Ruby2.2.0\bin\ruby.exe" menjadi @"%~dp0ruby.exe" seperti di bawah ini.

@ECHO OFF
IF NOT "%~f0" == "~f0" GOTO :WinNT
@"%~dp0ruby.exe" 
"C:/Users/emachnic/GitRepos/railsinstaller-windows/stage/Ruby2.2.0/bin/rails" 
%1 %2 %3 %4 %5 %6 %7 %8 %9
GOTO :EOF
:WinNT
@"%~dp0ruby.exe" "%~dpn0" %*
File Rails

@ECHO OFF
IF NOT "%~f0" == "~f0" GOTO :WinNT
@"%~dp0ruby.exe" 
"C:/Users/emachnic/GitRepos/railsinstaller-windows/stage/Ruby2.2.0/bin/bundle" 
%1 %2 %3 %4 %5 %6 %7 %8 %9
GOTO :EOF
:WinNT
@"%~dp0ruby.exe" "%~dpn0" %*
File Bundle


Pengecekan versi ruby, rails, dan gem sukses.

Kita akan mencoba untuk membuat sebuah proyek kecil untuk mengetes bahwa rails benar-benar telah terinstal dan siap untuk dipakai.


Buat Project Baru
  1. Membuat Project Baru dengan nama blog
  2. $ rails new blog
    $ cd blog
  3. Membuat CRUD item menggunakan scaffold
  4. $ rails generate scaffold item name:string price:decimal stock:integer

  5. Membuat Database Baru untuk item
  6. $ rake db:create
    $ rake db:migrate
    $ rails s 

  7. Silahkan cek localhost:3000/items, untuk memastikan kalau CRUD sukses dibuat.

Catatan : Apabila terjadi error, tidak dapat melakukan bundle install atau tidak dapat melakukan scaffold.
  1. Buka folder proyek yang telah di buat.
  2. Buka file 'gemfile' 
  3. Baris pertama rubah HTTPS menjadi HTTP

Happy Coding !!




Kamis, 26 Juli 2012

Apa itu Ruby on Rails ?

Anda mungkin sudah mendengar tentang Ruby on Rails yang saat ini banyak diperbincangkan
developer di luar dan di dalam Negeri karena memiliki beberapa fitur yang menarik untuk membuat website. Banyak perusahaan IT ruby on rails yang bermunculan di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Beberapa situs, blog, forum, artikel, buku yang menjelaskan tentang definisi, manfaat dan cara menggunakan Ruby on Rails . 

Berikut uraian singkat mengenai Ruby on Rails:

Ruby adalah bahasa pemrograman 

Ruby adalah bahasa pemrograman berorientasi object yang dibuat oleh Yukihiro Matsumoto (Matz) pada tahun 2000. Ruby dapat digunakan di berbagai sistem operasi Linux, MacOs, dan Windows, dikembangkan secara open source. Setiap orang boleh menggunakan Ruby secara gratis, dan juga bebas untuk menduplikat, mendistribusikan bahkan melakukan perubahan / modify !

Ruby memiliki karakteristik unik secara teknis, berikut kutipan dari Matz:

"Everything you manipulate is an object, and the results of those manipulations are themselves objects"

Jadi, ketika Anda mendefinisikan sebuah variabel, maka variabel tersebut akan menjadi object dengan tipe sesuai nilai yang kamu berikan, misalnya:

variable_1 = 1
variable_2 = "ini string"

Maka:

 variable_1 akan menjadi object dari class Fixnum
 variable_2 akan menjadi object dari class String

Berikut ini adalah beberapa contoh dari code Ruby:

Membuat object dari class Car
my_car = Car.new

Menampilkan 5x "Hello Indonesia"
5.times do puts "Hello Indonesia" end


Anda bisa mencari lebih dalam tentang Ruby disini:
http://www.ruby-lang.org/id

Rails adalah Web Framework

Rails merupakan web framework yang dibuat dengan bahasa pemrograman Ruby, dikembangkan pertama kali oleh David Heinemeier Hansson pada tahun 2003.  Rails juga open source tapi dengan lisensi MIT.

Rails menggunakan konsep MVC, singkatan dari Model View Controller, sehingga memudahkan programmer dalam melakukan manajemen codes. Silakan baca mengenai MVC arsitektur di

Kemudian, kenapa sih banyak programmer yang menggunakan Ruby on rails sekarang ini ?

Berikut ini adalah alasan - alasan utamanya menurut kami:
  1. Dirancang untuk memudahkan programmer melakukan konfigurasi karena Ruby on Rails menggunakan prinsip "Convention Over Configuration". Dengan prinsip ini programmer tidak usah terlalu repot untuk melakukan seting aplikasi seperti koneksi ke database, karena sudah ada mekanisme yang disediakan dan cukup mudah karena tinggal mengisi nama tipe server database yang digunakan ( mysql / oracle / sql server / postgresql / etc ), mengatur nama database, username, password dan host .
  2. Menggunakan prinsip "DRY ( Do not Repet Yourself )", yang intinya adalah efisiensi dalam manajemen codes.
  3. Mempunyai komunitas yang besar, dengan 2500++ kontributor resmi dan 41.000++ gems / plugin yang dibuat. Gem / Plugin bisa dikatakan sebagai "external library" yang bisa dimasukan ke aplikasi. Dengan besarnya komunitas ini, maka programmer memiliki banyak pilihan solusi ketika menghadapai permasalah. Kemudian, dengan banyaknya gems / plugins tersebut, programmer dapat lebih menghemat waktu development lagi karena tidak usah selalu membuat aplikasi dari awal, tapi bisa memanfaatkan gems / plugins tersebut sesuai keperluan.
  4. Sudah terintegrasi dengan ORM library yang beranama ActiveRecord, sehingga untuk melakukan query ke database lebih mudah. Misalnya kita punya table users dan model User, maka untuk menampilkan semua data dari table users cukup dengan User.all
  5. Memiliki Sintax yang simple tapi elegan, misalnya:
    Menampilkan waktu satu tahun lalu:
    1.year.ago
    Menampilkan waktu 2 hari dari sekarang:
    2.days.from_now
Sekian ulasan Kami soal Pengenalan Ruby on Rails, jika Anda tertarik untuk belajar Ruby on Rails silakan buka link berikut http://guides.rubyonrails.org/ atau tunggu posting kami berikutnya tentang Installasi Ruby on Rails.

Happy Codding !