Selasa, 24 April 2018

Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 9 - Membuat Autentikasi dengan Devise

Setelah pada artikel sebelumya kita telah berhasil membuat validasi, relasi, dan menggunakan scope pada Rails, selanjutnya kita akan membuat fitur autentikasi  dengan menggunakan  Devise.

Devise ? Untuk  apa  ?

Devise  adalah salah satu gem pada  Rails yang berfungsi untuk menangani masalah autentika dengan mudah. Devise memiliki kelebihan sebagai  berikut.
  • Rack based
  • Lengkap dengan  Model, View, dan Cotroller
  • Megizinkan suatu aplikasi untuk memiliki multiple model untuk melakukan  autentikasi
  • Dibuat secara modularitas, sehingga memudahkan penggunaan gem ini dengan hanya menggunakan fitur/module yang dibutuhkan.
Gem ?.  Apa itu gem ?. Pada Rails terdapat file konfigurasi yang digunakan untuk me-list gem mana saja yang diguakan. Gem ini seperti library atau perpustakaan yang biasanya dapat ditemukan di RubyGems. 

Cara Menambahkan Gem Devise pada Rails

Untuk menginstall devise ini dapat dilakukan dengan membuka Gemfile pada folder aplikasi. Misalnya, saya akan meggunakan devise untuk aplikasi homework_management

Letak Gemfile pada Project
Tambahkan script berikut pada Gemfile.
gem 'devise'
dan pada terminal pindah ke folder project yang digunakan, dan jalankan perintah berikut.
bundle install

Mengatur Gem Devise pada Project

Jalankan perintah berikut pada terminal
rails generate devise:install
Perintah tersebut akan menghasilkan file konfigurasi pada folder config/initializers/devise.rb.

Konfigurasi Devise

Pastikan bahwa konfigurasi default url options pada environtments files telah dibuat. Untuk mengatur default url options, buka file environtment pada folder config/environtments/development.rb. 
config.action_mailer.default_url_options = { host: 'localhost', port: 3000 }
end
sebelum keyword end. 

Lalu buka file application.html.erb yang terletak pada folder app/views/layouts/ dan tambahkan baris berikut.
tepat di atas  
<%= yield %>

Konfigurasi User Model

Selajutnya  kita akan membuat user model,  dimana model ini berfungsi untuk menyimpan data-data user. Untuk pembuatan user model ini akan diintegrasikan dengan devise. Caranya  adalah  pada terminal jalankan perintah berikut.
rails g devise user
Dengan menjalankan perintah tersebut, maka akan menghasilkan file migrasi user dan model user.



Setelah itu jangan lupa untuk menjalankan perintah 
rake d:migrate
untuk memproses file migrasi yang telah dibuat.

Setelah melakukan generate devise maka pada file config/routes.rb akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut adalah sebagai berikut.
Coba jalankan perintah berikut pada terminal dan lihat url apa saja yang dihasilkan dari men-generate devise
rake routes


Membuat User untuk Pertama Kali

Langkah selanjutnya, kita akan melakukan modifikasi pada view untuk menampilkan link login dan register ketika pertama kali membuka halaman http://localhost:3000/

Untuk membuat user, jika perintah tadi telah dilakukan dengan benar maka untuk mendaftarkan user tinggal buka url http://localhost:3000/users/sign_up. Halaman tersebut adalah halaman untuk membuat/registrasi user.

Halaman Registrasi User



Modifikasi View


Langkah selanjutnya, kita akan melakukan modifikasi pada view untuk menampilkan form login ketika pertama kali membuka halaman http://localhost:3000/


Yang pertama akan kita lakukan adalah membuat navigasi yang akan muncul di setiap halaman. Navigasi ini untuk mengetahui informasi mengenai user login dan link untuk logout. Navigasi ini akan dibuat secara parsial. Perlu diingat, penamaan untuk file parsial harus diawali dengan tanda "_" (underscore).
Lalu, pada bagian atas pada tipa view yang membutuhkan login kita tambahkan script berikut. Contohnya pada halaman tambah data homework.

Modifikasi Controller


Selanjutnya, kita perlu melakukan modifikasi pada controller. Yang harus dilakukan adalah tambahkan script berikut pada application_controller.rb yang terletak pada folder app/controllers.

Sekarang coba jalankan kembali project dengan cara menjalankan perintah berikut pada terminal.

Langkah-langkah di atas adalah salah satu cara untuk penggunaan gem devise pada project Rails. Gem "DEVISE" ini sangat berguna untuk menangani autentikasi di Rails dengan segala kemudahan yang diberikannya.

Sekian untuk pembelajaran kali ini mengenai penggunaan "DEVISE". Diharapkan tutorial ini menjadi salah satu pembelajaran yang mudah dimengerti bagi kita semua.


Fathara Annisa Azka | C-aio Indonesia

Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 8 - Membuat Validasi, Relasi dan Scope

Pada artikel sebelumnya, kita telah mempelajari mengenai Active Record dan penggunaan Active Record pada  Rails. Sebagai contoh pada tutorial sebelumnya, kita membuat aplikasi homework management yang berfungsi untuk melakukan manajemen tugas harian sekolah ataupun tugas kuliah.

Pada aplikasi tersebut terdapat dua buah model, yaitu category dan homework. Selain itu, pada aplikasi juga terdapat dua buah tabel, yaitu tabel categories dan tabel homeworks.

Aplikasi ini sudah bisa melakukan CRUD. Akan tetapi, aplikasi yang dibuat masih sederhana. Misalnya saja, jika user melakukan pengisian data homework baru dan pada salah satu kolom tidak diisi, data tersebut masih bisa masuk ke dalam database. Untuk itulah dibutuhkan validasi. Terakhir kali, tampilan aplikasi yang sudah kita buat adalah sebagai berikut.



A. VALIDASI

Apa itu Validasi ?


Validasi digunakan untuk memastikan hanya data yang valid yang dapat masuk ke database. Contohnya, mungkin saja penting untuk memastikan bahwa user melakukan pengisian nama kategori yang valid pada aplikasi yang dibuat.

Pada rails, validasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
  • Database constraint
    Database constraint disini maksudnya adalah pembatasan yang dilakukan pada sisi database. Contoh constraint adalah bahwa email pada tabel user haruslah bersifat unique Pada rails, validasi menggunakan database constraint dapat dilakukan di model.
  • Client-side validation
    Client-side validation adalah validasi yang dilakukan pada sisi klien. Contohnya adalah penggunaan javascript/jquery untuk memvalidasi bahwa pada kolom email harus mengandung "@" dan "."
  • Controller validation
    Controller validation, ini dilakukan pada controller, biasanya ini dilakukan sebelum pemrosesan data ke database.


Kapan terjadinya validasi ?

Validasi akan terjadi sebelum proses penyimpanan data ke database. Penyimpanan pada database, terbagi menjadi dua, yaitu:
  • Penyimpanan object baru 
  • Penyimpanan terhadap object yang sudah ada (update)

Jika proses validasi menghasilkan error, maka Rails tidak akan melanjutkan proses penyimpanan data. Error ini akan menghasilkan message yang dapat ditampilkan pada view dengan menggunakan method errors.messages

Validation Helper


Active Record menyediakan banyak pre-defined validation helper yang dapat digunakan  langsung pada model. Setiap validasi menghasilkan false,error message yang dihasilkan akan dimasukkan ke dalam errors collection.
  • acceptance
    Method ini memvalidasi bahwa suatu checkbox dalam suatu form telah dicheck
  • validates_associated
    Helper ini dapat digunakan ketika suatu model mempunyai hubungan dengan model lainnya. Jadi helper ini akan memvalidasi model itu sendiri dan model yang berkaitan.

  • confirmation
    Helper ini dapat digunakan ketika terdapat dua text field yang harus menerima isi yang sama. Contohnya, jika pada aplikasi dibutuhkan konfirmasi sebuah email atau password. 
    Validasi ini akan membuat virtual attribute dengan nama dari field yang harus dikonfirmasi dengan kata "_confirmation" pada akhir attribut tersebut.
  • length
    Digunakan untuk memvalidasi panjang dari suatu nilai pada attribut.
  • numericality
    Digunakan untuk melakukan validasi bahwa nilai pada suatu attribut hanya memiliki numeric values
  • presence
    Helper ini digunakan untuk melakukan validasi bahwa suatu attribut harus diisi.
  • absence
    Helper ini digunakan untuk melakukan validasi bahwa suatu attribut tidak boleh diisi.
  • uniqueness
    Digunakan untuk memvalidasi bahwa suatu nilai harus bersifat unique atau tidak boleh sama
  • exclusion
  • format
  • validates_with
  • validates_each
Validasi di Rails juga memiliki beberapa opsi/pilihan, yaitu 
  • :allow_nil
    Opsi ini mengizinkan suatu attribut bernilai nil
  • :allow_blank
    Opsi ini hampir sama dengan :allow nil, perbedaannya yaitu opsi ini memperbolehkan suatu attribut bernilai kosong. 
  • :message
    Digunakan untuk  melakukan custom message jika suatu validasi bernilai false
  • :on
    Opsi ini mengizinkan  kita untuk menentukan kapan validasi harus dilakukan. Secara default,  semua validasi dilakukan pada saat proses menyimpan, baik saat  proses create atau update.


Conditional Validation


Terkadang kita menginginkan suatu validasi hanya dijalankan pada saat kondisi-kondisi tertentu. Pada Rails, hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan :if atau :unless

Custom Validation 


Rails memang menyediakan helper yang dapat digunakan untuk melakukan validasi. Namun ada kalanya, validasi yang diperlukan lebih complex. Untuk megatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara membuat validasi sendiri (custom).  Contohnya, jika pada suatu aplikasi, user harus memasukkan email yang valid.

Implementasi Validasi pada Aplikasi


Setelah mengetahui mengenai validasi pada Rails, kita coba implemetasikan pada aplikasi yang telah dibuat sebelumnya, yaitu aplikasi homework management.

Pada aplikasi terdapat dua buah table, yaitu table homework dan category (berisi nama jadwal pelajaran). 

Buka model category dan homework pada folder app/models.

Pada model category, kita tambahkan validasi sebagai berikut. 

Sedangkan pada model homework, tambahkan validasi sebagai berikut.

Cara Menampilkan Pesan Error ketika Meggunakan Validasi 

Di atas validasi telah dibuat, namun bagaimana caraya agar user mengetahui letak kesalahan dalam pegisian sebuah data ?. Caranya adalah tentu dengan menampilkan message error tersebut ke dalam tampilan user. Pada Rails, untuk menampilkan message error pada view (tampilan), dapat dilakukan dengan cara  berikut.

Contohnya, kita akan menampilkan mesage error yang dihasilkan ketika melakukan penambahan data homework. Artinya, kita akan menampilkan message error ketika proses create data. Maka, yang harus dilakukan adalah buka file homework_controller pada folder app/controller.  Tambahkan script berikut.
Pada bagian yg di dalamya terdapat form untuk menambahkan data baru, tambahkan script seperti  berikut.
Kita coba jalankan aplikasi dengan menjalankan perintah rails s di terminal. Kita akan mencoba validasi yang telah dibuat, apakah berhasil atau tidak ?. Berikut contoh form tambah data homework.

Form Menambahkan Data Homework
Lalu coba tekan tombol create homework tanpa mengisi apapun.  Jika validasi berhasil dibuat, maka pada view akan muncul message seperti berikut.

Message Error pada Halaman Tambah Data Homework

B. Relasi

Apa itu Relasi ?


Pada aplikasi homework management yg telah dibuat telah dijelaskan di atas bahwa aplikasi ini memiliki dua buah tabel dan model, yaitu:

  • Tabel categories dan model category untuk menyimpan nama jadwal pelajaran
  • Tabel homeworks dan model homework untuk menyimpan data tugas

Pada aplikasi tersebut, sistem CRUD pada data homework dan data category sudah dapat dilakukan. Berikut tampilan form untuk melakukan penambahan data homework dan data category.

Form Menambahkan Data Homework
Form Menambahkan Data Category

Pada tampilan tambah data homework terdapat field category, dimana user harus mengisi sendiri nama category. Sedangkan kita sudah membuat tabel category beserta view dan sistem CRUD-nya. Lalu untuk apa ada tabel category jika kita bisa memasukkan sendiri nama categorynya ?. Untuk itulah dibutuhkan relasi agar saat memasukkan data homework, category yang dimasukkan berdasarkan data category yang sudah ada.

Jadi kesimpulannya, relasi adalah hubungan antara dua atau lebih tabel yang sehingga memiliki keterkaitan.

Jika kita pikirkan dari kedua tabel tersebut, maka terdapat kesimpulan jika:
  • Data homework hanya diwakili oleh satu category
  • Data category mewakili banyak data pada homework
Lalu bagaimana cara membuat relasi ini pada Rails ?.


Cara Mendifinisikan Relationship di Rails


Untuk mendefinisikan relationship di Rails, kita dapat melakukannya di model. Relasi pada Rails, terdapat beberapa macam, yaitu:
  • belongs_to
    Ini seperti one-to-one. Contohnya terdapat tabel buku dan pengarang, dimana satu buku diwakili hanya oleh satu pengarang.
  • has_one
    Contohnya jika terdapat tabel supplier dimana satu supplier hanya memiliki satu account
  • has_many
    Contohnya jika terdapat tabel buku dan pengarang, dimana pengarang telah mengarang banyak buku, yang artinya pengarang bisa mewakili banyak buku yang berbeda.
  • has_many :through
  • has_one :through
  • has_and_belongs_to_many
Pada aplikasi homework management sesuai dengan kesimpulan berikut
  • Data homework hanya diwakili oleh satu category
  • Data category mewakili banyak data pada homework
Maka kita dapat menggunakan belongs_to pada model homework, dan has_many pada model category. Kita implementasikan pada model category seperti berikut.
Sedangkan pada model homework, kita dapat mendefinisikan relationshipnya seperti berikut.

Lalu kita ubah sistem input data homework pada bagian field category, sehingga category yang dimasukkan berdasarkan data category yang sudah ada. Pertama, kita ubah struktur migration homework untuk menambahkan kolom category_id dengan cara seperti berikut pada terminal.
rails g migration AddCategoryIdToHomework
Setelah itu buka file migrationnya pada folder db/migrate, dan tambahkan script berikut.

Migrate migrasi dengan cara mengetikkan perintah berikut pada terminal
rake db:migrate
Lalu kita ubah tampilan form untuk menambahkan data atau update data homework. Sebelumnya pada field category berupa textbox, seperti berikut.
Kita ubah pada bagian field category
menjadi seperti berikut.
Setelah itu, tambahkan script berikut pada homework_controller.
Jangan lupa untuk memperhatikan param yg akan diproses untuk melakukan penambahan atau pengubahan data. Pada contoh kali ini, saya memasukkan param[:category] ketika belum  adanya relasi antara model homework dan category. Lalu tadi kita telah menambahkan kolom baru, yaitu category_id. Jadi, kita juga harus menambahkan param[:category_id]


Bagaimana untuk Menampilkan Data yang Berelasi ?


Untuk menampilkan data yang berelasi sesuai dengan yang sudah kita buat antara model category dan homework, bisa dilakukan dengan cara-cara berikut.

C. Scope


Rails menyediakan fungsi scope agar developer bisa menggunakan code secara DRY (Don't Repeat Yourself). Scope digunakan untuk memberikan nama dan condition suatu pemanggilan data. 

Contohnya, jika pada aplikasi setiap menampilkan data category atau data homework, kita mengiginkan data tersebut untuk selalu tampil dari data terbaru.

Penggunaan scope dapat dilakukan dengan berbagai cara
  • Default Scope
    Scope ini digunakan jika ketika melakukan pemanggilan data dalam suatu model harus selalu berdasarkan kondisi tertentu. Misalnya saja, jika data harus selalu ditampilkan menurut nama homework.
  • Menerima Argumen
    Scope juga bisa menerima argumen jika memang dibutuhkan, biasanya ini digunakan pada controller. Contohnhya saja, jika kita ingin mencari data homework yang dibuat berdasarkan waktu tertentu.
  • Menggunakan Kondisi
  • Merging Scope
Pembahasan materi mengenai pembelajaran  validasi, relationship, serta scope di Ruby on Rails diharapkan dapat dimengerti dan  dapat  menjadi salah satu sumber pembelajaran Rails. 

"Happy Coding!"

Fathara Annisa Azka | C-aio Indonesia

Minggu, 01 April 2018

Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 6 - Membuat Table & Dummy Data

Setelah belajar membuat aplikasi tugas sederhana melalui scaffold, selanjutnya pada pembahasan kali ini adalah table dan dummy data. Untuk pembahasan kali ini gunakan project sebelumnya, karena kita akan melanjutkan aplikasi tersebut menjadi aplikasi yang lebih terpadu.

A. Definisi Table di Database

Kata database dan table sudah sering kita dengar. Database secara singkat dianalogikan seperti lemari arsip yang berfungsi untuk menyimpan data. Lalu table adalah arsip, dimana dalam arsip tersebut terdapat data-data tertentu. 


B. Membuat Table di Rails Framework

Rails menyediakan fitur untuk melakukan pembuatan table, penambahan kolom pada table, dsb dengan menggunakan migration. Migration di Rails disimpan dalam folder db/migrate. Untuk membuat file migrasi telah dijelaskan di Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 5 - Membuat Aplikasi Rails Pertamamu dengan cara
$ rails generate migration CreateCategories
Yang akan dihasilkan oleh generator adalah file migration di folder db/migrate dengan nama create_categories.rb. Isi dari file tersebut adalah seperti berikut.


Penjelasan:
  1. Ketika membuat migration dengan nama CreateCategories, pada file migrasi akan dibuat menjadi class dengan nama  CreateCategories.
  2. Pada bagian ActiveRecord, ini dimaksudkan bahwa migration termasuk dalam bagian ActiveRecord Rails.
  3. def change
    
    end
    Method ini harus ada sebelum menulis script untuk membuat table.
    Selain method change terdapat method lain, yaitu method up dan down. Sehingga struktur file migrasi menjadi seperti berikut. Method up dan down digunakan ketika akan melakukan perubahan pada tabel.

  4. create_table :categories do |t|
    Bagian ini artinya yang akan dilakukan adalah membuat table dengan nama categories sesuai dengan apa yang ditulis, yaitu :categories pada file migrasi. Jangan lupa akhiri dengan end.
File migrasi kategori untuk aplikasi manajemen tugas sederhana telah selesai dibuat. Selanjutnya kita tambahkan script untuk menulis kolom-kolom yang dibutuhkan pada tabel categories beserta tipe datanya.

Selain dengan cara tersebut, untuk menambahkan kolom pada tabel categories juga dapat dilakukan dengan cara menuliskan script berikut ketika proses membuat file migrasi. Contohnya seperti berikut.
$ rails generate migration CreateCategories name:string


Tips:
Ketika melakukan pembuatan tabel, usahakan tambahkan juga kolom yang nantinya akan menjadi index pada tabel. Index ini nantinya berfungsi jika melakukan pencarian data pada tabel tersebut dapat dilakukan menjadi lebih cepat dan efisien.

C. Migrasi di Rails yang Perlu Diketahui

Migrasi di Rails tidak hanya untuk membuat table saja, namun juga dapat mengubah, menambahkan, atau bahkan menghapus kolom. 

Jika pembuatan migrasi dilakukan dengan menggunakan generator, penamaan file migrasi juga dapat menjadi jalan cepat untuk mendefinisikan apa yang akan dilakukan oleh file migrasi tersebut. 

Contohnya seperti berikut.
  1. Membuat table
    Kata kunci untuk nama file adalah CreateXXX.
    $ rails generate migration CreateCategories
    maka akan menghasilkan


  2. Menambahkan kolom ke tabel
    Kata kunci untuk nama file adalah AddXXXToXXX.
    $ rails generate migration AddDescriptionToCategories
    maka akan menghasilkan


    $ rails generate migration AddDescriptionToCategories description:text
    maka akan menghasilkan


  3. Menghapus kolom pada tabel
    Kata kunci untuk nama file adalah RemoveXXXFromXXX.
    $ rails generate migration RemoveDescriptionFromCategories
    maka akan menghasilkan


    $ rails generate migration RemoveDescriptionFromCategories description:text
    maka akan menghasilkan


D. Tipe Data di Rails Migration

Saat membuat file migrasi di Rails, yang harus diperhatikan adalah tipe data yang digunakan. Apakah itu string, text, atau integer, dsb. Berikut ini adalah tipe data yang diperbolehkan pada migrasi Rails.
  • :string, 
  • :text,
  • :integer, 
  • :float, 
  • :decimal, 
  • :datetime, 
  • :timestamp, 
  • :time, 
  • :date,
  • :binary, 
  • :boolean.
Contohnya seperti gambar berikut ini yang ditunjukkan dari file migrasi homework di Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 5 - Membuat Aplikasi Rails Pertamamu.


E. Change Method

Change method merupakan cara utama untuk menulis migrasi di Rails. Namun change method ini hanya bisa dilakukan pada definisi migrasi berikut.
  • add_column
  • add_foreign_key
  • add_index
  • add_reference
  • add_timestamps
  • change_column_default
  • change_column_null
  • create_join_table
  • create_table
  • disable_extension
  • drop_join_table
  • drop_table
  • enable_extension
  • remove_column
  • remove_foreign_key
  • remove_index
  • remove_reference
  • remove_timestamps
  • rename_column
  • rename_index
  • rename_table

Berikut merupakan beberapa contoh definisi migrasi di atas.




F. Modifiers di Rails Migration 

Ketika melakukan perubahan kolom atau penambahan kolom, terkadang kolom tersebut membutuhkan modifier. Modifier ini berguna untuk mengatur apakah kolom tersebut boleh kosong atau tidak, apakah kolom tersebut sebagai index, apakah kolom tersebut dibatasi maksimum karakternya, dsb. Pada intinya modifier diibaratkan sebagai ketentuan yang bersifat opsional pada sebuah kolom.
  • limit: Menentukan maksimum size dari kolom string/text/binary/integer.
  • precision: Mendefinisikan presisi dari kolom desimal
  • scale: menunjukkan berapa digit yang muncul setelah tanda (,)
  • polymorphic: Menambahkan sebuah kolom untuk hubungan belongs_to (ada kaitannya dengan join)
  • null: Mengizinkan atau tidak mengizinkan suatu kolom bernilai NULL
  • default:Mengizinkan untuk memberikan nilai default pada sebuah kolom ketika kolom tersebut tidak diisi.
  • index:Menambahkan index pada suatu kolom.
  • comment: Menambahkan komentar untuk sebuah kolom.

Setelah mengetahui beberapa hal tentang migrasi, selanjutnya yang akan dibahas adalah mengenai dummy data di Rails.

G. Apa itu Dummy Data ?

Dummy data  diibaratkan seperti data fake atau data palsu yang dibuat untuk tujuan melakukan testing data. Lalu, bagaimana melakukannya di Rails project ?. 

Tujuan utama adanya Rails migration, selain untuk alter kolom dan table, migration di Rails juga berfungsi untuk menambah atau mengubah data. Untuk menambahkan data pada Rails, Rails menyediakan 'seeds' built-in yang membuat proses penambahan atau pengubahan data fake menjadi lebih cepat.

Untuk melakukan seeding di Rails, dapat dilakukan di seeds.rb yang berada di folder db/seeds.rb. 

Setelah itu untuk memproses seed yang sudah ditulis, lakukan dengan cara
$ rake db:seed
Untuk melihat apakah proses seeding berhasil, dapat dilakukan dengan mengunakan rails console.

Rails console ini adalah tools seperti irb (interactive ruby), namun bedanya ini tidak mengeksekusi script ruby saja, bahkan script Rails pun dapat dieksekusi. Caranya dengan menjalankan perintah berikut pada terminal.
$ rails c

Lalu jalankan
$ category = Category.all



H. Seed dan Data Master

Selain terdapat data dummy, dalam suatu database pasti terdapat data master. Apa itu data master ?. Data master diibaratkan seperti data induk dari data pada table lain. 
Contohnya, pada jika terdapat tabel city(kota), tabel tersebut bisa menjadi data master, karena penambahan datanya hanya dilakukan sekali. Jika dilakukan proses penambahan lagi pun bisa dilakukan manual. 

Mengapa seperti itu ?. Karena jika dipikirkan kota di Indonesia misalnya, pasti tidak akan bertambah tiap tahun bukan ?. Inilah sebabanya mengapa tabel city bisa menjadi data master.

Untuk melakukan penambahan data master ini, banyak pengembang yang menggunakan fitur seed dari Rails, karena berpikir seed memang bertujuan untuk menambah atau mengubah data. 

Namun, ini merupakan hal yang tidak boleh dilakukan, karena pada dasarnya seed itu fitur pada Rails yang berguna untuk membuat data fake. Data master bukanlah data fake, jadi hindari membuat data master dengan seeding.

Kesimpulannya, Rails sangat memudahkan para penggunanya dalam banyak hal, seperti pada cara pembuatan tabel, alter table, ataupun penambahan dan pengubahan data untuk melakukan testing pada table. Namun untuk penggunaan seed, tetap perlu mengingat  konsep dari seed itu sendiri.

Fathara Annisa Azka | C-aio Indonesia

Senin, 19 Maret 2018

Seri Belajar Ruby on Rails Bagian 7 - Memahami ActiveRecord



Setelah sebelumnya telah memahami penggunaan migration, seed, dan cara membuat dummy data, serta perbadaan data dummy dan data master. Pada kali ini kita akan memahami mengenai Active Record.

Active Record adalah library-library ORM yang digunakan pada model di Rails Framework. Model ini yang merupakan M dari konsep MVC pada Rails. Ia bertugas sebagai model yang bertanggungjawab atas data bisnis dan logika. Contoh dari data bisnis ini seperti data orang, data tempat, atau data barang.

Active Record ini jika diimplementasikan merupakan sistem ORM (Object Relational Mapping) pada Rails.

A. Definisi ORM

ORM (Object Relational Mapping) adalah suatu metode/teknik pemrograman yang digunakan untuk mengkonversi data dari lingkungan bahasa pemrograman berorientasi objek (OOP) dengan lingkungan database relasional. 

Secara singkat ORM dapat dikatakan sebagai jembatan yang berfungsi untuk menghubungkan antara OOP dan database relasional.

B. Apa yang Dapat Dilakukan Active Record ?

Active record memiliki kemampuan untuk
  • Merepresentasikan model dan data dari model tersebut.
  • Merepresentasikan hubungan antar model.
  • Menunjukkan hirarki pewarisan dari model yang berelasi.
  • Melakukan validasi data sdebelum data tersebut dimasukkan ke dalam database.
  • Menampilkan operasi database dalam bentuk OOP.

C. Ketentuan Penamaan

Secara default, Active Record memerlukan ketentuan penemaan untuk menentukan mapping dari model dan tabel. Contoh penamaan antara model dan tabel di Rails adalah sebagai berikut. Contoh ini berdasarkan aplikasi yang kita buat dari modul Bagian 5 - Membuat Aplikasi Rails Pertamamu, yaitu aplikasi manajemen tugas sederhana.

Model/Class Table/Schema
Category categories
Homework homeworks

Dari tabel dapt kita ketahui bahwa penamaan dari model dan tabel memiliki aturan  sebagai berikut.
  • Database Table - Ditulis secara plural, jika lebih dari dua kata dipisahkan dengan underscore.
    Contoh
    : homeworks, categories, homework_item
  • Model Class - Ditulis secara singular dengan setiap huruf pertama dari setiap kata menggunakan uppercase
    C
    ontoh: Homeworks, Category, HomeworkItem
Untuk membuat model dan tabel dengan ketentuan penamaan yang benar secara cepat dapat menggunakan generator dengan cara
$ rails generate model Homework

D. Ketentuan Penamaan Schema

Active Record juga menggunakan ketentuan penamaan untuk kolom pada tabel yang digunakan sesuai dengan kegunaan dari kolom tersebut. Ketentuan tersebut adalah sebagai berikut.
  • Foreign keys - Field ini harus diberi nama sesuai dengan nama tabel yag digunakan. Contohnya  item_id, order_id. Field ini akan otomatis dibuat oleh Active Record ketika menentukan hubungan atau relasi antar model.
  • Primary keys - Secara default, Active Record akan menggunakan sebuah kolom integer yang diberi nama id sebagai primary key. Ketika menggunakan Active Record, kolom ini otomatis akan terbuat.

Untuk contoh pemakaian Active Record, kita akan melanjutkan mengerjakan aplikasi manajemen tugas sederhana. Jika sebelumnya kita membuat sistem CRUD menggunakan scaffold, kali ini kita akan membuat sistem CRUD untuk kategori tugas harian tanpa menggunakan scaffold.


E. CRUD menggunakan Active Record tanpa Scaffold

Pada tutorial sebelumnya telah ditunjukkan cara membuat tabel category yang hanya membutuhkan kolom category_namenya saja dengan menggunakan generator. Bagi yang belum tahu bagaimana caranya, lakukan perintah berikut pada terminal.
$ rails generate migration CreateCategories
  1. Karena pada tutorial sebelumnya penggunaan generator hanya untuk membuat migration, maka untuk membuat modelnya akan dilakukan secara manual dengan cara berikut.
    • Buat file baru pada folder app/models dengan nama category.rb, lalu isi script berikut.Ini akan menunjukkan bahwa model Category akan merujuk kepada tabel categories.
  2. Setelah itu, buatlah controller dengan nama categories_controller.rb dan isi dengan script berikut.
  3. Lalu pada routes.rb tambahkan script berikut.Pada script di atas, kita mendaftarkan semua method dari categories_controller.rb menjadi sebuah resource.
Create pada Active Record
Selanjutnya untuk membuat sistem create atau tambah data yang akan kita lakukan adalah
  1. Buat folder pada app/views dengan nama categories dan buat file dengan nama new.html.erb dan _form.html.erb di dalam folder yang telah dibuat.

    Catatan:
    File _form.html.erb kita jadikan parsial. Pada Rails untuk penamaan file parsial harus diawali dengan tanda underscore.

  2. Coba jalankan server dengan menjalankan perintah
    $ rails s
    dan buka url http://localhost:3000/categories/new. Halaman tersebut masih berupa halaman kosong.
  3. Pada file categories_controller.rb tambahkan script berikut.
  4. Pada file _form.html.erb tambahkan script berikut.
  5. Tambahkan script pada file new.html.erb seperti berikut.
Step-step di atas hanya menghasilkan halaman tambah kategori. Coba jalankan kembali url http://localhost:3000/categories/new. Jika step-step di atas dilakukan dengan benar, maka tampilan dari halaman tambah data kategori akan muncul seperti berikut.

Setelah membuat proses untuk menampilkan halaman baru, yang akan kita lakukan selanjutnya adalah untuk membuat proses menyimpan data yang dimasukkan dari halam tersebut.
  1. Pada method create di categories_controller.rb tambahkan script berikut.
    Berikut ini merupakan penjelasan dari script tersebut:
    @category = Category.new(params.require(:category).permit(:name))
    
    Penjelasan:
    • Melakukan instansiasi terhadap model Category, dimana untuk melakukan instansiasi ini memerlukan parameter category.
    • Parameter ini terdapat pada form di new.html.erb. Dan data yang diperbolehkan adalah data name saja.
    respond_to do |format| 
      if @category.save
        format.html { redirect_to "/categories/new", notice: "Category was successfully created." }
      else
        format.html { redirect_to "/categories/new", notice: "Category wasm't successfully created." }
      end
    end
    
    Penjelasan:
    • respond_to do berguna untuk mengeksekusi perintah menyimpan data menggunakan web-service support. Tag ini berguna untuk menampilkan hasil respon dalam format html.
    • Jika data yang ditampung oleh variable @category berhasil disimpan, maka menampilkan text berupa nama kategori berhasil ditambahkan dan kembali ke halaman tambah data
    • JIka tidak berhasil disimpan, akan menampilkan text bahwa nama kategori tersebut tidak berhasil ditambahkan dan kembali ke halaman tambah data.
    Kita lakukan testing, kita coba masukkan data fisika pada text field, seperti berikut.

    Coba klik pada button create category. Jika data berhasil disimpan, maka pada tampilan akan muncul seperti berikut.

Read pada Active Record
Selanjutnya untuk membuat sistem menampilkan semua data kategori yang telah dimasukkan, yang akan kita lakukan adalah
  1. Buat file dengan nama index.html.erb di dalam folder app/views/categories.
  2. Coba jalankan server dengan menjalankan perintah
    $ rails s
    dan buka url http://localhost:3000/categories. Halaman tersebut masih berupa halaman kosong.
  3. Pada file index.html.erb tambahkan script berikut. 
  4. Lalu jalankan kembali url http://localhost:3000/categories di browser. Maka pada halaman tersebut tampilan yang akan muncul adalah sebagai berikut.

    Masih ingat pada modul sebelumnya, yaitu Bagian 6 - Membuat Table & Dummy Data kita melakukan penambahan data pada tabel kategori melalui seeding di Rails. Data tersebut terdiri dari Matematika, Sejarah, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Agama, Kimia, dan Biologi.

    Sedangkan Fisika adalah data yang ditambahkan melalui form.

Yang kita lakukan barulah menampilkan semua data kategori, lalu bagaimana jika kita ingin menampilkan data kategori yang spesifik. Langkah yang dilakukan, yaitu:
  1. Buat file dengan nama show.html.erb di dalam folder app/views/categories. Tambahkan script berikut.
  2. Pada categories_controller.rb method show, tambahkan script berikut.
  3. Coba jalankan server dengan menjalankan perintah
    $ rails s
    dan buka url http://localhost:3000/categories dan klik link show pada salah satu data. Maka pada halaman tersebut tampilan yang akan muncul adalah sebagai berikut



Update pada Active Record
Selanjutnya untuk membuat sistem ubah data kategori yang akan kita lakukan adalah
  1. Buat file dengan nama edit.html.erb di dalam folder app/views/categories. Tambahkan script berikut.
  2. Pada categories_controller.rb method edit, tambahkan script berikut.
  3. Coba jalankan server dengan menjalankan perintah
    $ rails s
    dan buka url http://localhost:3000/categories dan klik link edit pada salah satu data. Maka pada halaman tersebut tampilan yang akan muncul adalah sebagai berikut

    Kita baru sampai pada step menampilkan tampilan ubah data. Selanjutnya kita tambahkan script untuk melakukan proses pengubahan data.

    Pada categories_controller.rb method update, tambahkan script berikut.
    Sekarang coba lakukan pengubahan data pada halaman ubah data. Jika melakukan step dengan benar, pasti data akan berhasil diubah.
Selanjutnya, kita akan membuat proses untuk melakukan penghapusan data. Yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

Delete pada Active Record
Selanjutnya untuk membuat sistem ubah data kategori yang akan kita lakukan adalah
  1. Pada categories_controller.rb method destroy, tambahkan script berikut.
  2. Coba jalankan server dengan menjalankan perintah
    $ rails s
    dan buka url http://localhost:3000/categories dan klik link destroy pada salah satu data. Maka pada halaman tersebut tampilan yang akan muncul pop-up berupa konfirmasi penghapusan data sebagai berikut


    Jika kita menekan button OK, maka data akan terhapus dan kembali ke halaman sebelumnya.
Fathara Annisa Azka | C-aio Indonesia